RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2016 (1437 H)

RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2016 (1437 H)

Guna mengantisipasi arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Dalam hal ini di Koordinasi oleh Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Prov. Kalsel menggelar rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu  Tahun 2016 (1437 H), Rabu (15/6)  di Ruang Rapat Dishubkominfo Prov. Kalsel Jl. Aneka tambang Banjarbaru. Rapat  dipimpin Asisten Pembangunan Setprov Kalsel  Ir. Hj.Mariatul Asiah,didampingi oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishubkominfo Prov. Kalsel Basiran, SE dalam hal ini mewakili Kepala Dinas, Rapat dihadiri Dinas Perhubungan kabupaten/kota, DitLantas Polda Kalsel, DirPolair, Komandan KP3 Banjarmasin, Disperindag Prov. Kalsel,  Dinas PU Prov. Kalsel,   Perwakilan PT. Angkasa Pura I Bandara Syamsuddin Noor, Perwakilan PT. Pelindo III Banjarmasin, Perwakilan KSOP Banjarmasin, Perwakilan SAR Banjarmasin, Perwakilan PT. PLN Wilayah Kalsel/Teng, Danlanud, Danlanal dan Danrem 101 Antasari Kalsel, serta sejumlah  instansi terkait.

Hj.Mariatul Menyatakan bahwa “ rapat dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan angkutan lebaran terpadu Tahun 2016 dimana perlu dilakukan perencanaan, pemantauan dan pengendalian secara terpadu oleh sejumlah intansi, badan, Polri/TNI serta Perusahaan terkait lainnya”.

Basiran menyampaikan hasil rapat yang dilaksanakan ditingkat Nasional bahwa “Target tahun dari tingkat Pusat adalah Zero (0) Accident untuk itu persaiapan untuk menyusun rencana dalam rangka meningkatkan kelancaran, ketertiban, keamanan dan keselamatan lalu lintas serta mempersiapkan kebutuhan angkutan yang layak melalui uji kelayakan diperlukan dalam pelenggaraan angkutan baik darat, laut, maupun udara”.

Lanjut “hal-hal yang bersifat tanggap darurat atau kemungkinan di luar rencana juga harus di perhatikan yakni lonjakan penumpang yang berlebih dimana di laut perlu adanya cadangan kapal atau bantuan dari KRI, di Udara perlunya penambahan Penerbangan atau Bantuan Hercules serta di darat Persiapan penambahan Armada agar tidak terjadi penumpukan di terminal.

“Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor : KP 322 Tahun 2016 Tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Terpadu Tahun 2016 (1437 H) bahwa masa Angkutan Lebaran Terpadu dilaksanakan terhitung tanggal 24 Juni 2016 (H-12) s.d tanggal 17 Juli 2016 (H+10). Namun pada tingkat Daerah Pelaksanaan Posko Tim Terpadu direncana dilaksanakan tanggal 18 Juni 2018 (H-18) s.d tanggal 24 Juli 2016 (H+17) guna lebih mempersiapkan agar arus mudik dan balik lebih lancar dan keselamatan dapat terjaga”.

Pada kesempatan ini intansi, badan ,TNI/Polri serta PT/Perusahaan terkait telah memaparkan kesiapan dan dukungan dalam rangka pelaksanaan Angkutan Lebaran Tahun 2016 (1437 H).diantaranya perwakilan Dinas PU Provinsi menyatakan bahwa kondisi jalan provinsi 80 % pada kondisi baik sedang 20%  Kondisi sedang rusak ringan dengan melaksanakan percepatan pekerjaan serta perbaiakan sementara dengan membersihkan sisa material serta menutup lubang pada jalan agar kelancaran serta keselamatan dapat terjaga.

Akhir rapat asisten II menyampaikan dukungan dan perhatian semua pihak agar kelancaran angkutan lebaran  terpadu tahun 2016 (1437 H) dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana.(NN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*