Sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP)

Sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP)

Keselamatan Penerbangan menjadi perhatian tidak hanya untuk pihak penyelenggara penerbangan tetapi menjadi perhatian semua pihak untuk itu Dinas Perhubungan Komunikasi dan informatika melaksanakan “Sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan Terkait Barang/Bahan Berbahaya yang dicegah dalam Penerbangan untuk Penanganan Calon Jemaah Haji”, kamis (17/3) di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kominfo Prov. Kalsel Jl.Aneka Tambang Banjarbaru di hadiri oleh Kepala Kepala Dinas perhubungan Kominfo dan kabid perhubungan Udara Se-Sumatera Jawa Bali Nusa Tenggara dan Kalimantan serta beberapa Prov. Lainnya, Kepala Dinas Perhubungan Kominfo se-Kalsel, Bappeda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se-Kalsel, serta Komunitas OAC Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru.

“Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini agar informasi berupa daerah yang menjadi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) pada Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru dan informasi berupa barang atau bahan berbahaya yang tidak boleh dibawa dalam penerbangan domestik dan dalam kegiatan ibadah haji yang dimulai dari daerah asal” hal ini disampaikan panitia pelaksana kegiatan Miftah Zaini, ST.

Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Drs. Sufian AH, MM dalam sambutan menyatakan bahwa “Dunia penerbangan merupakan bagian penting dalam mendorong perekonomian, maka Pemerintah Pusat dan Daerah terus membenahi aspek-aspek yang mampu mendorong tumbuhnya penerbangan di Kalsel”.
Lanjut “Kemajuan Penerbangan harus diimbangi dengan usaha peningkatan keselamatan penerbangan termasuk diantaranya dalam penyelenggaraan kegiatan ibadah haji yang menjadi tanggung jawab kita semua”.

Dalam kegiatan ini yang menjadi narasumber adalah Suwignyo, SE, adalah Inspektur Dangerous Goods dari Kantor Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, menyatakan bahwa “Keselamatan Penerbangan adalah keadaan yang terpenuhinya persyaratan keselamatan dalam pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara, bandar udara, angkutan Udara, navigasi penerbangan serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainya”.

Sosialisasi ini diharapkan agar semua pihak dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pengguna transportasi udara berupa kenyamanan dan keamanan khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji di daerah Provinsi Kalimantan Selatan serta daerah lainnya di Indonesia.(NN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*