Pengembangan Bandara Tanjung Warukin Kabupaten Tabalong

Pengembangan Bandara Tanjung Warukin Kabupaten Tabalong

Koordinasi yang dilaksanakan sebagai kegiatan rutin setiap bulan oleh stekholder di lingkungan perhubungan Udara, senin (21/2) di ruang rapat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Prov. Kalsel jl. Aneka Tambang Banjarbaru, dihadiri oleh GM Angkasa Pura Banjarmasin, GM AIRNAV Banjarmasin, BMKG Syamsuddin Noor, Airline Bandara serta kepala Disporbudpar Kalsel.
Dinas Perhubungan Kominfo Prov. Kalsel sebagai penyelenggara mengangkat tema “Pengembangan Bandara Tanjung Warukin”  melalui Kepala Seksi Keselamatan Angkutan Udara M. Arief menyatakan “Pengembangan bandara sangat berpotensi di Kabupaten Tabalong dengan ibukota Tanjung  karena merupakan salah satu kabupaten di Kalsel yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur”
“Dan jarak dengan ibu kota provinsi yang cukup jauh ditempuh sekitar 6 jam bahkan lebih, dan di daerah tersebut banyak terdapat perusahaan berskala Nasional yang membutuhkan transportasi cepat untuk mobilitas”.
” bahwa yang menjadi kendala saat ini adalah lahan bandara warukin masih berstatus milik negara hal ini menghambat pengembangan bandara tersebut tapi pemerintah daerah instansi terkait telah mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kominfo prov. Kalsel Drs.H.Sufian AH.
Pada kesempatan tersebut kepala Diporbudpar prov. Kalsel muhandis menyampaikan ” bahwa pengembangan pariwisata sangat sinergi dengan pengembangan di bidang penerbangan dimana untuk mengembangan Pariwisata di Kalsel mengharapkan segera terealisasi pengembangan bandara Syamsuddin Noor menjadi bandara Internasional dan adanya penerbangan langsung dari Denpasar, Batam ke Banjarmasin serta penambah penerbangan kedaerah kotabaru dan batulicin yang mempunyai potensi wisata yang sangat indah”.
Lanjut “diharapkan pada pengelola penerbangan ataupun maskapai penerbangan untuk membuat paket promosi penerbangan atau majalah tentang potensi pariwisata Kalimantan Selatan”.
Pengembangan pariwisata disetiap daerah memerlukan promosi potensi yang ada sehingga dapat diketahui para wisatawan dalam dan luar negeri dan fasilitas penerbangan menjadi hal yang sangat menunjang untuk dapat mencapai tujuan destinasi pariwisata.(NN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*