Rapat Koordinasi Rencana Peresmian Terminal Km.17 Tipe A Kab.Banjar

Rapat Koordinasi Rencana Peresmian Terminal Km.17 Tipe A Kab.Banjar

Rapat diawali dengan pembukaan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Prov. Kalsel Drs. H. Sufian AH, MM menjelaskan rapat ini dalam rangka tindak lanjut surat PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Batulicin No. OP.001/3/4/ASDP-BTL/2015 tanggal 11 Desember 2015 perihal usulan larangan pengoperasian Kapal LCT di lintas penyeberangan Batulicin- Tanjung Serdang serta peningkatan keselamatan, kenyamanan dan keamanan pengguna jasa lintas Batulicin- Tanjung Serdang, Selasa (18/1) dihadiri oleh Kasi Operasi Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Direksi PT. Jembatan Maritim, Direksi PT. Jembatan Nusantara, GM PT. ASDP Cabang Batulicin, Kacab. PT. Jembatan Nusantara Batulicin, Kacab PT. Dharma Lautan Utama, KSOP Kotabaru, Kepala Bidang Laut Dishubkominfo Kab. Tanah Bumbu, Kepala Seksi ASDP Dishub Kotabaru dan Kepala Bidang LLASDP Dishubkominfo Prov. Kalsel, di Ruang Rapat Dishubkominfo prov. Kalsel Jl. Aneka Tambang Banjarbaru.

Bahwa rapat dilaksanakan untuk meminta masukan sehubungan usulan larangan Kapal LCT beroperasi di lintas Batulicin – Tanjung Serdang dan dimana Lintas Batulicin – Tanjung Serdang termasuk wilayah kerja Otoritas Pelabuhan Gilimanuk, terang Kabid. LLASDP Agung Rahmadi, S.SiT, MT.

Senada dengan Dishub Kotabaru dan Dishub Batulicin bahwa pemuatan kendaraan harap dipisahkan kendaraan umum dengan kendaraan CPO dan Karet serta tata cara pemuatan harap diperhatikan tidak ada lagi kendaraan yang masuk mundur kekapal untuk keselamatan”.

Tegas dinyatakan Kepala KSOP Kotabaru bahwa siap mendukung larangan Kapal LCT melayani angkutan penyeberangan dan para operator angkutan penyeberangan disiplin dalam hal manajemen keselamatan pengangkutan dan pemuatan kendaraan/penumpang lintas penyeberangan Batulicin-Tanjung Serdang” oleh GM. PT. ASDP Indonesia Ferry Batulicin mengharapkan PM 80 Tahun 2015 SK Direktur Jenderal Perhubungan Darat dan Nomor: SK. 885/AP.005/DRJD/2015 tanggal 19 Maret 2015 tentang larangan penggunaan kapal tipe LCT sebagai kapal angkutan penyeberangan untuk segera diberlakukan lintas Batulicin-Tanjung Serdang”.

Jika ada dasar hukum tetap yang melarang kapal LCT beroperasi, PT Jembatan Maritim meminta waktu agar kapalnya tetap beroperasi pada lintas Batulicin – Tanjung Serdang sampai ada kapal pengganti yang sesuai”.

Dari hasil rapat tersebut disepakati belum dapat mengambil keputusan untuk melarang beroperasinya LCT pada Lintas Penyeberangan Batulicin- Tanjung Serdang dan Keputusan setelah berkonsultasi ke Gubernur Kalimantan Selatan dan merujuk ke Dirjen  Perhubungan Darat. Kementerian Perhubungan.(NN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*