GROUND BREAKING BANDARA INTERNATIONAL SYAMSUDDIN NOOR BANJARMASIN KALSEL

GROUND BREAKING BANDARA INTERNATIONAL SYAMSUDDIN NOOR BANJARMASIN KALSEL

Pelaksanaan Ground Breaking ditandai dengan penekanan sirene sebagai tanda dimulainya proyek perluasan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Kalimantan Selatan Senin (18/5), oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla didampingi oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin dan Direktur AP I Tommy Soeharto serta turut hadir dari unsur TNI dan Polri serta jajaran SKPD Kalimantan Selatan.

Proyek perluasan yang direncanakan menelan biaya 2,3 triliun dari luas 6.600 m² dengan kapasitas 1,3 juta penumpang pertahun akan dibangun menjadi 125.000 m² dengan kapasitas 10 juta penumpang pertahun dengan lahan parkir sebagai factor pendukung seluas 36.450 m² dapat menampung 11.164 unit kendaraan, hal ini diharapkan menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi sekarang yang diperkirakan dapat selesai hingga tahun 2017 dari penjelasan cooperate secretaries AP I farid Indra Nugraha.

Tommy menjelaskan bahwa bandara Syamsuddin Noor yang akan dibangun dengan memadukan konsep kearifan local yaitu bentuk perahu jukung pada atap utama sebagai symbol dari kota seribu sungai sedangkan garis tegas keseluruhan bangunan menyerupai intan permata dari makna kekayaan bumi Kalimantan Selatan.

Dengan perluasan Bandara yang menjadi penopang utama infrastruktur diharapkan dapat  memacu dan meningkatkan potensi perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*